WARTABANJAR.COM, BARABAI – Semangat olahraga dan silaturahmi mewarnai pembukaan Turnamen Bulutangkis Bhayangkara Menyala 2026, yang digelar Polres Hulu Sungai Tengah (HST) dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80.

Turnamen yang berlangsung di GOR Bulutangkis Bintara Barabai, Sabtu (20/06/2026), mendapat sambutan antusias dari para atlet dan pecinta bulutangkis dari berbagai daerah.

Hingga menjelang penutupan pendaftaran pada 20 Juni 2026, tercatat sebanyak 54 pasangan untuk kategori Kabupaten HST, dan 49 pasangan kategori Kalimantan Selatan telah mendaftarkan diri. Turnamen ini menjadi wadah pembinaan sekaligus ajang silaturahmi bagi para atlet bulutangkis.

Ketua PBSI Kabupaten HST, Yuandani Harizki, mengapresiasi terselenggaranya kejuaraan tersebut.

Menurutnya, turnamen ini dapat menjadi momentum untuk membangkitkan semangat olahraga, sekaligus menjaring bibit atlet potensial dari Kabupaten HST, maupun daerah lain di Kalimantan Selatan.

Suasana pembukaan semakin meriah dengan pertandingan ekshibisi, yang mempertemukan Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, yang berpasangan dengan Ketua KONI HST Yazid Fahmi, melawan Kasi Propam Polres HST AKP Ajidannor, yang berduet dengan Xavier, putra Kapolres HST.

Baca Juga: Tim Wartawan HST Raih Juara 3 E-Sport Mobile Legends Kapolres Cup 2026, Kalahkan Sejumlah Tim Unggulan

Baca Juga: Jelang Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Kalsel Angkat Hadrah dan Madihin untuk Lestarikan Budaya Banua

Pertandingan berlangsung seru dan penuh sportivitas. Pasangan Kapolres HST dan Ketua KONI HST memenangkan gim pertama dengan skor 21-16, sebelum pasangan AKP Ajidannor dan Xavier membalas pada gim kedua dengan skor 21-15. Laga ekshibisi pun berakhir imbang dan disambut tepuk tangan para penonton.

Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon mengatakan, Turnamen Bulutangkis Bhayangkara Menyala 2026 merupakan bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-80, yang bertujuan mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui olahraga.

“Melalui turnamen ini, kami ingin menumbuhkan semangat kebersamaan, sportivitas, serta mempererat tali silaturahmi antar atlet, komunitas bulutangkis, dan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mencari dan mengembangkan atlet-atlet berbakat, yang nantinya dapat mengharumkan nama daerah,” ujarnya.