Bupati HST Ajak TPID Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Harga dan Kendalikan Inflasi
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Samsul Rizal mengajak seluruh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), untuk memperkuat sinergi dan koordinasi dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, serta mengendalikan inflasi di daerah.
Ajakan tersebut disampaikan saat membuka High Level Meeting (HLM) TPID Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang digelar di Hotel Rattan Inn Banjarmasin, Kamis (11/6/2026).
Kegiatan yang dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten HST, anggota TPID, serta jajaran Pemerintah Kabupaten HST itu, menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas kelembagaan TPID, sekaligus menyusun rencana implementasi kerja sama antardaerah dalam mendukung pengendalian inflasi.
Dalam sambutannya, Bupati Samsul Rizal menegaskan, pengendalian inflasi membutuhkan kerja sama seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, instansi terkait, hingga para pemangku kepentingan lainnya.
Menurutnya, tantangan pengendalian inflasi akan semakin kompleks, apabila tidak dibarengi koordinasi yang kuat, terutama dalam menjaga ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan stabilitas harga kebutuhan masyarakat.
Baca Juga: Seleksi PPAP HST 2026 Digelar, Lima Pemuda Terpilih Wakili Hulu Sungai Tengah ke Tingkat Provinsi
Baca Juga: Wabup HST Ajak Warga Cegah Stunting Sejak Kehamilan, Kesehatan Ibu Jadi Kunci
“Mari kita jaga semangat kerja sama dan kebersamaan dalam menjalankan pengendalian inflasi serta menghadapi berbagai perkembangan terkini. Dengan kerja keras dan komitmen yang tinggi, saya yakin kita akan berhasil mengendalikan inflasi dan menciptakan kondisi ekonomi yang lebih baik bagi daerah kita,” katanya.
Ia juga meminta seluruh anggota TPID terus meningkatkan koordinasi lintas sektor, agar berbagai potensi gangguan terhadap pasokan dan distribusi barang dapat diantisipasi lebih dini.
Menurutnya, stabilitas harga menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Sementara itu, perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Eko Sutopo, menilai sinergi antara pemerintah daerah dan anggota TPID, menjadi kunci utama dalam menjaga inflasi tetap terkendali.
Menurutnya, langkah pengendalian inflasi tidak hanya berfokus pada harga, tetapi juga memastikan distribusi barang berjalan lancar, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.