WARTABANJAR.COM, TANJUNG - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tabalong melaksanakan deteksi dini melalui pemeriksaan urine terhadap para sopir pengangkut jemaah haji Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan di Pendopo Bersinar Tanjung, Kelurahan Pembataan Kecamatan Murung Pudak, Selasa (19/5/2026).

Kegiatan tersebut diawali dengan briefing yang dipimpin Kasubbag Umum BNNK Tabalong, Heru Irwan Permana.

Dalam arahannya, Heru menyampaikan pemeriksaan urine merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah Kabupaten Tabalong dan BNNK Tabalong dalam mendukung upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Baca Juga Petani di Tabalong Keluhkan Produksi Karet Anjlok Akibat Rontok Daun

Menurut Heru, pemeriksaan urine menjadi prosedur wajib bagi seluruh sopir dan kru rombongan jemaah haji sebelum menjalankan tugas pengantaran.

“Pemeriksaan urine ini merupakan prosedur yang wajib dilaksanakan bagi para sopir dan kru rombongan jemaah haji Kabupaten Tabalong. Selain memastikan kesiapan para driver, kegiatan ini juga bertujuan untuk menjamin keselamatan, keamanan, dan kenyamanan para jemaah selama perjalanan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, seluruh peserta terlebih dahulu diberikan penjelasan mengenai alur pemeriksaan, mulai dari registrasi, pengisian informed consent dan data diri, riwayat penggunaan obat, pengambilan sampel urine, hingga proses pemeriksaan sampel.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau seluruh sopir dan kru agar menjaga kondisi kesehatan dan kebugaran fisik selama menjalankan tugas pengantaran jemaah haji.

“Seluruh driver dan kru diharapkan selalu menjaga kesehatan dan kondisi fisik sehingga dapat melaksanakan tugas pengantaran jemaah haji dengan baik dan penuh tanggung jawab,” tambahnya.

Sebanyak 14 sopir mengikuti pemeriksaan urine sebelum keberangkatan rombongan jemaah haji.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, satu orang sopir dinyatakan reaktif terhadap Methamphetamine.

Atas temuan itu, driver yang bersangkutan direkomendasikan sementara waktu tidak mengemudikan bus rombongan jemaah haji dan digantikan oleh sopir lain demi menjamin keselamatan perjalanan.

Kegiatan pemeriksaan berlangsung tertib dan lancar sebagai bentuk komitmen bersama dalam menciptakan transportasi yang aman, sehat, serta bebas dari penyalahgunaan narkotika.(wartabanjar.com/Suhardi).

Editor Restu