WARTABANJAR.COM, TANJUNG - Ketua DPRD Tabalong, Riza Fahlipi, mengikuti kegiatan Retreat Kepemimpinan di Akademi Militer Magelang selama lima hari.

Kegiatan tersebut memberikan beragam wawasan, pengetahuan, serta pengalaman yang dinilai penting untuk mendukung pembangunan daerah.

Riza mengungkapkan, salah satu wawasan utama yang didapat dalam retreat tersebut adalah mengenai visi Indonesia Emas 2045, yang menandai satu abad kemerdekaan Indonesia.

Dikatakannya, keberhasilan mewujudkan visi tersebut tidak semata bertumpu pada kekayaan sumber daya alam, melainkan pada kualitas sumber daya manusia (SDM).

Baxca Juga: DPRD Tabalong Tindaklanjuti Keluhan Pelayanan Rumah Sakit dan Kekosongan Jabatan Direktur PDAM

Baca Juga: Dorong Pemerataan Internet, Tanah Bumbu Petakan Blankspot

“Indonesia Emas bukan terletak pada sumber daya alamnya, tetapi pada sumber daya manusianya. Jika SDM kita mumpuni, maka cita-cita itu akan terwujud,” ujar Riza pada, Sabtu (2/5/2026).

SDM unggul yang dimaksud harus memiliki kecerdasan, wawasan kebangsaan, penguasaan teknologi, serta tetap menjunjung tinggi akhlak mulia sebagai fondasi utama pembangunan bangsa.

Selama retreat, peserta menjalani agenda yang cukup padat dan terstruktur.

Kegiatan dimulai sejak pukul 04.00 WIB dengan persiapan ibadah salat subuh, dilanjutkan dengan pembinaan mental dan fisik (bintalsik).

Sesi materi berlangsung dari pukul 08.00 hingga 22.00 WIB, dengan jeda istirahat pada waktu salat serta makan.

Berbagai materi strategis disampaikan oleh sejumlah narasumber dari instansi berbeda, mulai dari Kementerian pertanian, hukum oleh Kejaksaan Agung, pencegahan korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hingga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta penegakan hukum oleh Kepolisian Republik Indonesia.

Riza menyatakan, seluruh ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama retreat akan diupayakan untuk diterapkan dalam pembangunan di Kabupaten Tabalong.

Ia juga mengingat pesan Presiden Prabowo Subianto, yang disampaikan di hadapan ratusan Ketua DPRD kabupaten/kota se-Indonesia.

“Pesan beliau, setiap pemimpin harus berani mengambil satu keputusan yang berpihak pada rakyat. Jika ingin menjadi pemimpin yang tangguh, maka belajarlah dari sejarah,” kata Riza.