Ia memastikan laporan tersebut segera ditindaklanjuti dengan program bedah rumah dan pengisian fasilitas di dalamnya.
“Rumahnya ini seperti di water belakang, dan insyaallah sudah masuk dalam list bedah rumah bekerja sama dengan Posyandu dan PKK untuk pengisian fasilitas seperti tempat tidur dan lemari,” tambah Hj. Dian.
Sementara itu, Nenik selaku Ketua TP Posyandu Desa Sumber Mulia (Posyandu Melati), menjelaskan bahwa transformasi ini telah dimulai sejak akhir tahun lalu untuk menjadi muara berbagai aspirasi masyarakat desa.
“Kegiatannya selain penimbangan balita, ada skrining kesehatan lansia dan kegiatan 6 SPM. Jadi diisi dengan aduan masyarakat tentang lingkungan, bidang pendidikan, kesehatan, Trantib, hingga PU,” urai Nenik.
Nenik menambahkan bahwa melalui posyandu ini, Pemerintah Desa dapat lebih cepat menyerap saran warga. Dengan sistem yang terhubung secara nasional, diharapkan Desa Sumber Mulia dapat menjadi pelopor Posyandu unggulan di Indonesia.(Wartabanjar.com/Gazali/*)
Editor Restu







