Fokus utama dalam verifikasi ini adalah mengonfirmasi apakah anggaran dan program yang telah digelontorkan benar-benar berdampak langsung pada masyarakat rentan.
Sekda menegaskan bahwa keberhasilan indikator makro tersebut sangat bergantung pada kekompakan lintas sektor.
”Penurunan kemiskinan dan stunting di Kabupaten Tanah Laut tidak dapat dilakukan secara parsial. Diperlukan sinergi dan kolaborasi dari berbagai elemen, baik perangkat daerah, sektor swasta, maupun masyarakat. Melalui kerja bersama inilah, kami optimistis capaian yang lebih baik dapat terus diwujudkan,” ujar Ismail Fahmi.
Hasil dari penilaian objektif Kemendagri ini nantinya akan menjadi rapor sekaligus kompas bagi Pemkab Tanah Laut.
Evaluasi ini diharapkan mampu memacu kinerja birokrasi agar tidak cepat berpuas diri, demi menjaga keberlanjutan visi pembangunan Tanah Laut yang Simpun, Maju, dan Berkelanjutan.(Wartabanjar.com/Gazali/*)
Editor Restu







