WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mendorong percepatan pembangunan melalui skema sinergi antara pemerintah kabupaten/kota, provinsi hingga pemerintah pusat.
Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, menyebut pembangunan dapat dilakukan secara bertahap dengan melibatkan berbagai level pemerintahan.
“Kalau kabupaten sudah mengerjakan sebagian, mereka bisa mengajukan proposal sisa pengerjaannya ke kami,” ujarnya seusai membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Daerah Pemprov Kalsel 2026, Selasa (7/4/2026).
Ia mencontohkan pembangunan sodetan banjir di wilayah Hulu Sungai Utara sepanjang sekitar 40 kilometer yang sebagian telah dikerjakan oleh pemerintah daerah.
“HSU sudah melaksanakan sekitar 10 kilometer. Sisanya bisa diajukan,” jelasnya.
Menurutnya, jika kemampuan anggaran daerah terbatas, pemerintah provinsi dapat mengusulkan bantuan ke pemerintah pusat melalui kementerian terkait.













