WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Timnas Indonesia masih memiliki persoalan klasik mengenai ketiadaan sosok striker mumpuni setelah tampil pada ajang FIFA Series 2026. Pelatih John Herdman terpaksa mengandalkan Ramadhan Sananta sebagai duet Ole Romeny dalam skema formasi tiga empat tiga kemarin.
Skuad Garuda sebelumnya menghadapi tim Saint Kitts and Nevis serta Bulgaria namun Sananta asal klub Brunei Darussalam kepayahan. PSSI berencana melakukan proses naturalisasi pemain keturunan asal Belanda yakni Dean Zandbergen yang kini membela klub VVV Venlo.
Nama lainnya adalah Luke Vickery dari Macarthur FC Australia yang diproyeksikan menambah ketajaman lini depan skuad asuhan Herdman. Ronny Pangemanan menjelaskan melalui YouTube Nusantara TV bahwa penyelesaian akhir akan selalu menjadi masalah besar bagi tim nasional.
Sosok yang akrab disapa Ropan menilai Ramadhan Sananta dan Mauro Zijlstra belum bisa menjadi tumpuan utama penyerangan Indonesia. Federasi harus segera mencari penyerang nomor sembilan baru yang memiliki kualitas setara atau tidak jauh berbeda dari Ole.
Pencarian striker anyar tersebut sangat krusial mengingat Indonesia akan segera berlaga pada kejuaraan Piala Asia 2027 Arab Saudi. Agenda naturalisasi ini menjadi evaluasi penting bagi PSSI agar Skuad Garuda tampil lebih kompetitif selama turnamen resmi berlangsung. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar












