WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Harga ayam potong jenis ayam ras di Pasar Bauntung yang berada di Jalan RO Ulin, Kelurahan Loktabat Selatan, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Banjarbaru, Kalimantan Selatan mulai menunjukkan tren penurunan setelah momentum Idulfitri 1447 Hijriah.
Meski demikian, aktivitas jual beli di pasar belum sepenuhnya pulih. Terlihat, kondisi pasar masih cenderung sepi dibanding saat Lebaran, meski harga komoditas mulai berangsur turun.
Salah satu pedagang ayam potong, Firdha mengatakan penurunan harga terjadi dalam tiga hingga empat hari terakhir, terutama untuk ayam berukuran kecil.
Baca Juga Harga Plastik di Pasar Bauntung Banjarbaru Naik 100 Persen, Cup Sentuh Rp 500 Ribu
“Harga ayam sudah mulai turun, terutama yang ukuran kecil. Kalau yang besar memang masih mahal,” ujarnya saat ditemui di lapaknya, Minggu (5/4/2026).
Ia menyebutkan, harga ayam potong kini berada di kisaran Rp 24.500 per kilogram, setelah sebelumnya sempat melonjak hingga Rp 30.500 per kilogram saat Lebaran.
“Yang dua kilo itu sekarang Rp 24.500 per kilo. Sebelumnya sempat naik sampai Rp 30.500,” jelasnya.
Ia menambahkan, penurunan harga dipengaruhi oleh melimpahnya stok di tingkat pedagang, sementara permintaan di pasar justru belum kembali ramai.
“Kalau kondisi ramai, bisa sampai 100 ekor terjual sehari,” ungkapnya.
Tak hanya ayam potong, harga ayam kampung juga mengalami penurunan. Hal ini dirasakan oleh salah satu pembeli Mila, warga Kelurahan Guntung Manggis.
Ia menyadari adanya selisih harga yang cukup jauh pada ayam kampung jenis pejantan.







