Beredar Video Air Laut di Bitung Cepat Sekali Surut Pascagempa Manado, Warga Panik: Lari, Lari!
WARTABANJAR.COM, BITUNG- Beredar ramai di media sosial, air laut surut dengan cepat setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 menghantam perairan Bitung, Manado, Sulawesi Utara, Jumat (2/4/2026) pagi.
Gempa bumi dilaporkan terjadi pada pukul 06.48 WITA.
Dalam rekaman video warga yang beredar, arus air laut tampak deras.
Tampak juga seekor ikan besar ikut terseret arus.
Warga sekitar berteriak panik dan heran mengapa air laut turun cepat sekali seakan itu hal yang tak normal terjadi.
"Aduh, cepat sekali ini air sudah turun. Oh Tuhan! Cepat sekali ini air dah turun. Ya cepat jo...lari lari lari jo!" teriaknya panik.
Warga lainnya mengatakan ini adalah efek gempa yang sebelumnya terjadi.
Terdengar juga suara-suara panik dari warga lainnya yang berkumpul di sekitar wilayah itu.
Mengutip Instagram @pstore_manado, karena kejadian ini warga berhamburan lari panik keluar rumah atau bangunan guna menghindari risiko yang tak diinginkan.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan potensi tsunami.
Berdasarkan data dari BMKG, gempa tersebut memiliki magnitudo 7,6 dengan pusat berada di Northern Molucca Sea atau bagian utara laut Maluku pada kedalaman sekitar 62 kilometer.
BACA JUGA: Harga BBM Non Subsidi Naik Mulai 1 April 2026
Getaran gempa dirasakan cukup kuat di Manado dan Minahasa Utara, membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
Sejumlah warga dilaporkan berkumpul di area terbuka guna menghindari potensi bahaya dari bangunan.
Hingga saat ini, dilaporkan sudah ada korban jiwa satu orang yang meninggal dunia karena tertimpa reruntuhan gedung KONI setempat.
Pihak berwenang setempat terus melakukan pemantauan dan mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. (wartabanjar.com/yayu/berbagai sumber)
Editor: Yayu