WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Pembalap muda Indonesia, Mario Suryo Aji, harus memulai balapan Moto2 Grand Prix Amerika Serikat 2026 dari posisi ke-19 usai menjalani sesi kualifikasi yang berlangsung dramatis di Circuit of The Americas (COTA), Austin.

Pada sesi kualifikasi, Mario Aji gagal menembus Q2 setelah hanya mampu finis di posisi kelima pada Q1. Hasil tersebut membuatnya berada satu tingkat di bawah batas empat besar yang berhak lolos ke sesi kualifikasi utama.

Mario mencatatkan waktu terbaik 2 menit 06,594 detik, terpaut sekitar 0,3–0,385 detik dari posisi keempat yang menjadi ambang batas kelolosan ke Q2.

Sempat Dihentikan Red Flag

Jalannya sesi Q1 sendiri sempat diwarnai insiden yang membuat steward mengibarkan bendera merah (red flag). Insiden terjadi di tikungan 5, sehingga sesi harus dihentikan sementara sebelum akhirnya dilanjutkan kembali.

Setelah sesi dilanjutkan, Mario Aji tampil cukup kompetitif dan berusaha menembus empat besar. Namun hingga lap terakhir, ia belum mampu memperbaiki catatan waktunya untuk mengamankan tiket ke Q2.

Start Baris Ketujuh

Dengan hasil tersebut, pembalap Idemitsu Honda Team Asia itu akan memulai balapan dari posisi ke-19 atau baris ketujuh. Tantangan besar pun menanti di sirkuit COTA yang dikenal teknis dan menuntut konsistensi tinggi dari para pembalap.

Sementara itu, posisi pole position pada Moto2 GP Amerika 2026 berhasil diraih oleh David Alonso, disusul Barry Baltus dan Alonso Lopez yang melengkapi baris terdepan.

Peluang Masih Terbuka

Meski start dari posisi belakang, peluang Mario Aji untuk meraih poin tetap terbuka. Performa yang cukup kompetitif saat kualifikasi menjadi modal penting untuk melakukan perbaikan saat balapan utama.

Dukungan publik Indonesia pun diharapkan mampu menjadi tambahan motivasi bagi Mario untuk tampil maksimal dan menembus posisi lebih baik di akhir lomba. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)

Editor: Andi Akbar