WARTABANJAR.COM, NEW YORK – Kecelakaan tragis yang melibatkan pesawat Air Canada di Bandara LaGuardia ternyata bukan tanpa peringatan. Sejumlah pilot sebelumnya telah menyuarakan kekhawatiran serius terkait keselamatan operasional di bandara tersebut.
Insiden yang terjadi pada Minggu malam (22/3/2026) itu menewaskan dua awak pesawat, yakni pilot Antoine Forest dan kopilot Mackenzie Gunther. Namun, di balik tragedi tersebut, terungkap adanya laporan keselamatan yang telah diajukan jauh hari sebelumnya.
Peringatan Sudah Muncul Sejak Lama
Melalui sistem pelaporan keselamatan penerbangan, seorang pilot sempat mengungkap kondisi di Bandara LaGuardia yang dinilai semakin berisiko. Bahkan, situasinya disebut mirip dengan kondisi di Bandara Ronald Reagan Washington sebelum kecelakaan fatal pada 2025.
Pilot tersebut secara tegas meminta perhatian otoritas dengan menuliskan peringatan agar segera dilakukan tindakan pencegahan sebelum terjadi insiden besar.
Masalah Kontrol dan Lampu Runway
Keluhan utama berkaitan dengan koordinasi pengontrol lalu lintas udara dan sistem pendukung keselamatan. Dalam salah satu kejadian, pesawat lain bahkan sempat diberi izin lepas landas saat pesawat yang dilaporkan masih berada dalam fase pendaratan rendah.
Situasi ini dinilai sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan tabrakan di landasan. Selain itu, sistem lampu di runway tertentu juga dilaporkan tidak berfungsi, sehingga mengurangi lapisan keamanan tambahan bagi pilot.
Para pilot juga menilai tekanan operasional di bandara semakin tinggi, terutama saat cuaca buruk seperti badai atau kabut asap, yang memperbesar risiko kesalahan.







