WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Dua pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama dan Mario Suryo Aji, tampil impresif pada seri MotoGP Brasil 2026. Keduanya sukses menembus sesi kualifikasi kedua (Q2) setelah menunjukkan performa menjanjikan di sesi practice.

Penampilan gemilang itu terjadi di Sirkuit Internasional Ayrton Senna, Goiania, Brasil, saat rangkaian balapan berlangsung dalam kondisi lintasan yang sempat tidak ideal. Meski demikian, kedua pembalap mampu memaksimalkan waktu yang tersedia untuk mencatatkan lap terbaik.

Veda Ega Pratama menjadi sorotan di kelas Moto3. Ia sempat menunjukkan peningkatan signifikan sepanjang sesi, bahkan mampu bersaing di posisi depan sebelum akhirnya mengamankan tiket ke Q2. Pada sesi practice sebelumnya, Veda mencatat waktu 1 menit 30,310 detik dan finis di posisi ketiga, hanya terpaut tipis dari dua pembalap teratas.

Sementara itu, Mario Suryo Aji juga tampil solid di kelas Moto2. Pembalap asal Jawa Timur tersebut mencatat waktu kompetitif hingga menempati posisi lima besar dalam sesi practice, yang sekaligus memastikan langkahnya ke Q2.

Keberhasilan keduanya menembus Q2 menjadi pencapaian penting karena membuka peluang untuk старт di barisan depan saat balapan. Selain itu, performa ini menunjukkan konsistensi pembalap Indonesia di level kejuaraan dunia, terutama setelah sebelumnya juga tampil kompetitif di seri-seri awal musim.

Kondisi cuaca dan lintasan yang sempat berubah-ubah tidak menyurutkan performa kedua rider Tanah Air. Justru, mereka mampu beradaptasi dengan cepat dan tetap tampil kompetitif di tengah ketatnya persaingan pembalap dunia.

Hasil ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan balap motor Indonesia di kancah internasional. Dengan performa yang terus meningkat, peluang untuk meraih hasil lebih baik di sesi kualifikasi hingga balapan utama semakin terbuka.

Penampilan Veda dan Mario di Brasil bukan hanya soal hasil, tetapi juga menunjukkan mental bertanding yang kuat di tengah tekanan dan kondisi trek yang sulit. Konsistensi keduanya menembus Q2 menjadi bukti bahwa pembalap Indonesia kini semakin diperhitungkan di ajang MotoGP, khususnya di kelas Moto3 dan Moto2. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)