WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Keputusan kontroversial terjadi di ajang Piala Afrika 2025. Maroko akhirnya resmi dinobatkan sebagai juara setelah gelar Senegal dicabut oleh Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) akibat insiden walk out di final.

Maroko resmi menjadi juara Piala Afrika 2025 setelah CAF membatalkan kemenangan Senegal dalam laga final yang penuh kontroversi. Keputusan ini diambil usai proses banding yang menilai Senegal melanggar regulasi pertandingan.

Berikut kronologi lengkapnya:

1. Final berlangsung panas dan kontroversial

Laga final antara Senegal dan Maroko digelar di Rabat pada 18 Januari 2026. Pertandingan berjalan sengit hingga akhir waktu normal. Namun, drama terjadi di menit-menit akhir saat wasit memberikan penalti untuk Maroko usai tinjauan VAR.

2. Senegal melakukan aksi walk out

Keputusan penalti tersebut memicu protes keras dari kubu Senegal. Pelatih Senegal saat itu, Pape Thiaw, bahkan memerintahkan para pemainnya keluar lapangan sebagai bentuk protes. Aksi walk out ini membuat pertandingan sempat terhenti sekitar 14–15 menit.

3. Pertandingan dilanjutkan, Senegal menang

Setelah dibujuk untuk kembali bermain, Senegal melanjutkan laga. Penalti Maroko gagal dimanfaatkan, dan pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu. Senegal kemudian menang 1-0 lewat gol Pape Gueye dan sempat dinyatakan sebagai juara.

4. Maroko ajukan protes dan banding

Pihak Maroko tidak menerima hasil tersebut dan mengajukan protes resmi kepada CAF. Mereka menilai aksi walk out Senegal melanggar aturan karena meninggalkan lapangan tanpa izin wasit.

5. CAF batalkan kemenangan Senegal

Setelah melalui proses hukum dan banding, CAF memutuskan Senegal dinyatakan kalah karena dianggap melanggar regulasi (pasal 82 dan 84). Hasil pertandingan pun diubah menjadi kemenangan 3-0 untuk Maroko.

6. Maroko resmi jadi juara

Dengan keputusan tersebut, Maroko akhirnya dinobatkan sebagai juara Piala Afrika 2025. Gelar ini menjadi yang pertama bagi mereka sejak 1976.