WARTABANJAR.COM, PELAIHARI– Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Tala) terus memperkuat basis fiskal daerah melalui sinergi dengan sektor perbankan dan optimalisasi bagi hasil pajak provinsi.

Langkah strategis ini mengemuka saat Wakil Bupati Tanah Laut menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Buku 2025 dan RUPS Luar Biasa 2026 Bank Kalsel di Hotel Rattan Inn, Banjarmasin, Rabu (4/3/2026).

Pertemuan krusial yang dipimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, ini tidak sekadar membahas laporan kinerja tahunan, tetapi juga menjadi momentum pencairan dana bagi hasil pajak daerah Triwulan IV Tahun Anggaran 2025.

Suntikan Dana Segar untuk Bumi Tuntung Pandang

Kabar baik bagi pembangunan di Tanah Laut datang melalui penyerahan secara simbolis dana bagi hasil pajak daerah.

Berdasarkan hasil rekonsiliasi, Kabupaten Tanah Laut menerima alokasi sebesar Rp41.021.342.537.

Gubernur H. Muhidin menegaskan bahwa pembagian ini dilakukan secara proporsional sesuai regulasi yang berlaku.

Ia pun menaruh harapan besar agar skema pembagian ke depan bisa semakin memberikan dampak yang merata bagi seluruh daerah di Kalimantan Selatan.

Ambisi Menuju Bank Devisa dan Penguatan Modal

Di sisi lain, jalannya RUPS juga menyoroti ambisi Bank Kalsel untuk naik kelas.

Manajemen menargetkan perubahan status menjadi bank devisa yang diproyeksikan terealisasi pada Juni mendatang.

Untuk mendukung daya saing tersebut, skema pemenuhan modal hingga Rp10 triliun melalui opsi pola seri A dan seri B menjadi bahasan utama para pemegang saham.

Meskipun performa perbankan plat merah ini dinilai positif, Gubernur memberikan catatan kritis agar jajaran direksi tidak cepat berpuas diri dalam melayani nasabah di daerah.

"Bank Kalsel sudah baik dan sehat, tetapi harus lebih aktif jemput bola melayani seluruh lapisan masyarakat di Banua," sampai Gubernur H. Muhidin di hadapan para kepala daerah.

BACA JUGA: Oknum Polisi Diduga Tembak Aktivis Dayak Saat Aksi di Palangkaraya, Korban Luka Parah Dilarikan ke RS

Dorong Peningkatan Pendapatan Daerah