“Ojek Termahal di Dunia” Rp2,5 Juta Sekali Jalan, Perjuangan Mualaf di Luwu Utara Bangun Masjid Rapuh

WARTABANJAR.COM, LUWU UTARAAkses menuju Kampung Baru, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, dijuluki sebagai “ojek termahal di dunia” dengan tarif mencapai Rp2,5 juta sekali jalan. Tingginya biaya tersebut bukan karena jarak tempuh, melainkan medan ekstrem dan jalur berbahaya yang harus dilalui demi mencapai wilayah terpencil itu.

Informasi ini diunggah oleh akun Instagram @sahabatsurga yang menyoroti kondisi masyarakat setempat.

Kampung Baru diketahui mayoritas dihuni warga non-Muslim. Namun, terdapat sekitar 30 mualaf yang jumlahnya terus bertambah setiap tahun. Mereka belajar memperdalam ajaran Islam dan menguatkan keimanan di satu-satunya rumah ibadah yang tersedia, yakni Masjid At-Tauhid.

Sayangnya, kondisi Masjid At-Tauhid saat ini dinilai memprihatinkan. Bangunan tersebut sudah rapuh dan membutuhkan renovasi agar lebih kokoh serta aman digunakan untuk beribadah.

Tantangan besar tidak hanya pada keterbatasan fasilitas, tetapi juga pada sulitnya distribusi material bangunan ke lokasi. Medan yang berat membuat biaya pengangkutan membengkak dan proses pembangunan menjadi tidak mudah.

Meski demikian, semangat gotong royong dan kepedulian diharapkan dapat membantu mewujudkan tempat ibadah yang lebih layak bagi para mualaf di pelosok Luwu Utara.

Upaya renovasi Masjid At-Tauhid menjadi simbol harapan sekaligus penguat ukhuwah bagi masyarakat yang berjuang menjaga keimanan di tengah keterbatasan akses.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)

editor: nur_muhammad

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca