Dipanggil Syekh Al Azhar, Langsung Ditawari Studi Magister
Kefasihan Yelly bukan hanya membuat publik kagum, tetapi juga mendapat perhatian khusus dari pihak kampus.
Pada Rabu (27/1/2026), ia bahkan diundang langsung ke kantor Syekh Al Azhar sekaligus Imam Besar Al Azhar, Prof Dr Ahmed Al Tayeb.
Dalam pertemuan kehormatan tersebut, Yelly dipuji sebagai representasi muslimah terhormat yang mampu menjadi agen kebangkitan masyarakat melalui ilmu pengetahuan.
Tak hanya itu, Al Azhar secara resmi mengarahkan agar Yelly diberi kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang magister (S2) di kampus tersebut.
Syekh Al Azhar menegaskan bahwa perempuan Muslim memiliki peran strategis dalam pengembangan ilmu dan peradaban dunia Islam.
Empat Tahun di Mesir, Tak Pernah Pulang ke Indonesia
Selama menempuh pendidikan di Al Azhar selama empat tahun, Yelly disebut belum pernah kembali ke Indonesia.
Keteguhan dan konsistensinya dalam mendalami kajian Al-Qur’an mendapat apresiasi mendalam. Kecintaannya terhadap kitab suci itu bahkan disebut telah tumbuh sejak usia dini dan menjadi motivasi utama dalam memilih bidang orasi serta spesialisasi ilmu-ilmu Al-Qur’an.
Pernah Juara Tahfiz Al-Qur’an di Mesir
Prestasi Yelly tak berhenti di momen wisuda.
Pada tahun 2022, saat masih menjadi mahasiswa baru, ia berhasil meraih juara pertama lomba tahfiz Al-Qur’an di Mesir.
Dalam kompetisi itu, Yelly mengungguli sekitar 70 peserta dari berbagai negara, termasuk Mesir, Nigeria, dan Thailand.
Ia menerima hadiah mushaf Al-Qur’an ukuran besar, piagam penghargaan, serta tabungan uang sebagai bentuk apresiasi.

