Gubernur Muhidin Tekankan Pentingnya Keamanan Siber Nasabah Usai Bank Kalsel Diaudit BPK

“Saya meminta Bank Kalsel segera melengkapi syarat-syarat tambahan yang diminta regulator agar operasional Bank Devisa dapat segera berjalan. Kita harus menangkap peluang dari ekspor sumber daya alam kita,” tegas Gubernur.

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menanggapi hal itu menyatakan sikap kooperatif pihaknya dalam menindaklanjuti rekomendasi BPK sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan berkelanjutan kepada nasabah.

Bank Kalsel berkomitmen menuntaskan Rencana Aksi (Action Plan) selambat-lambatnya 60 hari setelah LHP diterima.

“Kami berkomitmen segera menindaklanjuti hasil evaluasi rutin BPK dengan meningkatkan
ketahanan siber pada seluruh aspek operasional. Selain itu, penyaluran kredit akan terus diperkuat melalui analisis prinsip kehati-hatian 5C (Character, Capacity, Capital, Collateral, Condition) yang lebih mendalam untuk memitigasi risiko,” ujar Fachrudin.

Mengenai operasional Bank Devisa, Direktur Utama memastikan bahwa proses pemenuhan
syarat tambahan dari regulator berjalan sesuai jadwal.

“Kami sedang melakukan percepatan kelengkapan dokumen sesuai permintaan regulator,” imbuhnya.

Ia menambahkan, Bank Kalsel optimistis layanan Bank Devisa akan segera aktif untuk mendukung transaksi internasional para pelaku usaha di Kalsel secara lebih efisien.

Melalui langkah-langkah strategis ini, Bank Kalsel berkomitmen meningkatkan kualitas
operasionalnya sebagai bank pembangunan daerah yang handal, aman, dan berkontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kalimantan Selatan. (wartabanjar.com/rls)

Baca Juga :   Seseorang Dievakuasi ke RS Diduga Tersetrum di Atas Bangunan di Banjarmasin

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca