Meski belum ditemukan kasus positif leptospirosis di Kabupaten Banjar, Dinkes tetap mewaspadai potensi penularannya.
Langkah pencegahan pun terus digencarkan untuk menekan potensi penularan. “Kami belum menemukan kasus positif, tetapi kewaspadaan tetap kami tingkatkan agar tidak sampai muncul kasus,” tegas Noripansyah.
Ia turut mengimbau masyarakat untuk lebih memperhatikan pola hidup bersih dan sehat, terutama dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang higienis, mencuci tangan secara rutin, menggunakan alas kaki saat beraktivitas di luar rumah, serta melindungi diri dari gigitan nyamuk.
Jika mengalami keluhan kesehatan, warga diminta tidak menunda untuk memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.
“Jangan menunggu parah. Segera datang ke posko kesehatan atau rumah sakit bila merasakan gejala sakit,” imbaunya.
Dinkes Kabupaten Banjar memastikan seluruh fasilitas kesehatan dan UPTD tetap siaga, khususnya di daerah yang sebelumnya terdampak banjir dan kini memasuki masa transisi pemulihan.
“Kami siap memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Semua fasilitas kesehatan tetap beroperasi dan siaga,” pungkas Noripansyah. (wartabanjar.com/IKhsan)
Editor Restu







