Api yang sempat muncul berhasil dipadamkan sebelum meluas. Hingga siang hari, pencarian korban masih terus dilakukan untuk memastikan tidak ada penumpang yang tertinggal di dalam reruntuhan.
Di rumah sakit, keluarga korban mulai berdatangan. Tangis pecah di ruang tunggu, saat satu per satu nama korban diumumkan. Banyak dari mereka tak menyangka perjalanan sederhana berubah menjadi perpisahan terakhir.
Pemerintah Thailand menyatakan duka mendalam dan langsung memerintahkan penyelidikan menyeluruh terkait penyebab robohnya crane proyek rel cepat tersebut. Publik menuntut transparansi, agar tragedi serupa tidak kembali terulang.
Tragedi ini bukan sekadar kecelakaan infrastruktur, melainkan luka kemanusiaan yang meninggalkan trauma panjang. Di balik angka korban, ada mimpi, rencana, dan keluarga yang kini harus belajar hidup tanpa orang tercinta.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)
editor: nur_muhammad

