Keinginan Terakhir Amorim di MU Tak Terwujud Sebelum Dipecat

WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Mantan manajer Rúben Amorim sempat memiliki sejumlah target yang belum tercapai saat menukangi Manchester United musim Liga Inggris berjalan.
Salah satunya adalah membangun hubungan koordinasi lini tengah yang dinilai belum optimal saat MU masih diperkuat gelandang utama klub.

Amorim ingin memperkuat kohesi antarpemain agar transisi pertahanan ke serangan lebih dinamis tanpa kehilangan stabilitas lini.
Namun sejumlah perubahan taktik yang ia terapkan dinilai belum menunjukkan perkembangan signifikan sebelum pemecatan yang mengejutkan publik sepak bola Inggris.

Ekspektasi pemain serta tekanan tinggi di klub membuat target tersebut semakin sulit diwujudkan dalam tempo kompetisi yang ketat musim ini.
Beberapa kalangan pengamat Liga Inggris menilai perbaikan skema serangan serta koordinasi barisan tengah masih stagnan di sebagian besar laga MU.

Selain itu, Amorim juga berharap periode adaptasi yang lebih panjang sebelum menghadapi laga-laga berat di awal musim kompetitif.
Namun tekanan waktu serta kebutuhan hasil instan membuat rencana tersebut sulit terealisasi melalui pertandingan Premier League terbaru musim berjalan.

Performa Manchester United dalam beberapa laga ke depan akan menjadi indikator keberhasilan strategi setelah pemecatan Rúben Amorim di klub utama Liga Inggris.
Adaptasi tim terhadap arahan pelatih interim serta perubahan taktik disebut menjadi tolok ukur konsistensi United di sisa kompetisi musim kini. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)

Editor: Andi Akbar

Baca Juga :   Enam Pelatih Top Pernah Menolak Tawaran Melatih Manchester United

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca