WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Upaya pencarian seorang anak yang diduga tenggelam di Sungai Martapura, kawasan Pengambangan, Kecamatan Banjarmasin Timur, hingga Selasa (6/1/2026) siang masih terus dilakukan oleh tim gabungan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, personel Basarnas bersama relawan water rescue dan unsur terkait masih melakukan penyisiran intensif di sepanjang bantaran sungai. Proses pencarian difokuskan di sekitar titik awal korban diduga jatuh ke sungai.
Relawan Water Rescue, Iyan, menjelaskan bahwa sejak kejadian, tim gabungan telah melakukan berbagai upaya, termasuk penyelaman pada malam hari. Namun hingga kini, korban belum berhasil ditemukan.
“Penyelaman sudah dilakukan cukup lama tadi malam, tetapi belum membuahkan hasil,” ujar Iyan di lokasi pencarian.
Ia menambahkan, penyelaman lanjutan tidak lagi dilakukan karena telah melewati batas waktu efektif. Menurutnya, setelah lebih dari 24 jam, jasad korban biasanya sudah berpindah lokasi dan berpotensi muncul ke permukaan.
“Kalau sudah lewat 24 jam, biasanya jasad akan terbawa arus dan timbul. Jadi sekarang kami fokus pada penyisiran permukaan dan bantaran sungai,” jelasnya.
Dalam proses pencarian, tim gabungan menghadapi sejumlah kendala. Kondisi air Sungai Martapura yang sedang pasang disertai arus deras menyulitkan pergerakan tim di lapangan. Selain itu, banyaknya tunggul kayu di dasar sungai juga menjadi hambatan serius, terutama saat penyelaman dilakukan.
“Arus cukup kuat, ditambah banyak tunggul kayu di lokasi, itu sangat berisiko bagi penyelam,” ungkap Iyan.

