Terobosan Pemkab Tabalong! Warung Lamongan Gandeng Kelompok Tani, Petani Lokal Kecipratan Berkah

WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Pemerintah Kabupaten Tabalong terus menghadirkan terobosan untuk menekan harga bahan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani lokal. Salah satu langkah strategis yang kini mulai berjalan adalah kemitraan antara Warung Tenda Lamongan dengan kelompok tani di berbagai wilayah Tabalong.

Melalui program ini, kelompok tani dibagi ke dalam tiga zona utama, yakni wilayah tengah, selatan, dan utara. Di setiap wilayah ditunjuk satu kelompok tani sebagai koordinator yang bertugas menghimpun serta menyalurkan hasil panen petani lain, khususnya komoditas kebutuhan Warung Lamongan seperti cabai, sayuran, dan bahan pangan lainnya.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kabupaten Tabalong, Soleh, menjelaskan bahwa skema kemitraan ini memungkinkan petani menjual hasil panennya secara langsung ke Warung Lamongan tanpa melalui tengkulak. Dampaknya, harga menjadi lebih kompetitif dan menguntungkan kedua belah pihak.

“Contohnya cabai rawit. Di pasaran harganya bisa mencapai Rp80 ribu per kilogram. Melalui kemitraan ini, petani bisa langsung memasok ke Lamongan dengan harga sekitar Rp35 ribu per kilogram. Begitu juga dengan terong, timun, dan berbagai jenis sayuran lainnya,” ujar Soleh di ruang kerjanya, Senin (5/1/2026).

Ia menegaskan, program ini merupakan instruksi langsung dari Bupati Tabalong dan telah mulai diterapkan di lapangan. Hingga saat ini, kemitraan tersebut telah berjalan sekitar dua pekan dan menunjukkan respons positif.

Baca Juga :   Pemkab Banjar Gandeng Ombudsman RI, Perkuat Pengawasan Pelayanan Publik

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca