“Pihak Bank Kalsel ikut berpartisipasi membantu dengan memberikan sekat atau partisi untuk bidang-bidang, sehingga pelayanan dan aktivitas kerja tetap bisa berjalan dengan baik,” tambahnya.
Ahmad Bagiawan menargetkan proses kepindahan akan rampung pada pertengahan hingga akhir Januari 2026. Saat ini, seluruh persiapan teknis telah dilakukan.
“Insya Allah awal tahun, mungkin pertengahan atau akhir Januari kami sudah pindah. Sekarang ini kami sudah mulai bungkus-bungkus berkas dan menyiapkan kepindahan,” ungkapnya.
Ia juga memastikan bahwa informasi terkait perubahan lokasi kantor akan segera disampaikan kepada masyarakat melalui media dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan, agar tidak mengganggu pelayanan publik.
“Masyarakat yang ingin berurusan dengan Dinas Perdagangan, khususnya pelaku usaha, nanti akan kami sampaikan melalui media dan Kominfo, sehingga tidak salah alamat,” katanya.
Pelayanan utama seperti pengurusan Surat Keterangan Asal (SKA) barang bagi pelaku usaha dipastikan tetap berjalan normal meskipun kantor berpindah lokasi.
“Terutama untuk pelaku usaha yang mengurus izin atau Surat Keterangan Asal barang, tetap kami layani seperti biasa meskipun sementara berkantor di Dinas Perindustrian,” pungkas Gia. (Wartabanjar.com/MC Kalsel)
Editor Restu

