WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Putri Kusuma Wardani menjadikan Malaysia Open 2026 sebagai ajang menguji kesiapan permainan setelah jeda antarmusim.
Putri mengaku baru kembali ke intensitas latihan penuh setelah mendapat waktu istirahat pasca World Tour Finals 2025.
Fokus utamanya pada turnamen di Axiata Arena, Kuala Lumpur pada 6-11 Januari itu adalah mengembalikan kondisi fisik dan sentuhan permainan.
“Pelatih memberi libur beberapa hari dan alhamdulillah sekarang sudah kembali fresh,” kata Putri dalam keterangan resmi PP PBSI, Minggu (4/1/2016).
Menurut Putri, persiapan menghadapi Malaysia Open dijalani sekitar 10 hari yang awalnya ditekankan pada penguatan fisik sebelum masuk latihan teknik.
“Fisik menjadi fokus dan latihannya diperberat. Dua hari terakhir baru lebih ke teknik,” ujarnya.
Mengawali musim dari turnamen Super 1000 membuat Putri memilih tidak memasang target berlebihan.
Ia menyebut turnamen pembuka itu sarana mengukur kesiapan sebelum menjalani rangkaian panjang kompetisi sepanjang 2026.
“Cukup deg-degan karena memulai lagi dari awal. Tapi ini turnamen pembuka, saya ingin bisa bermain enak,” kata Putri.
Malaysia Open adalah salah satu turnamen dengan persaingan ketat di awal tahun. Bagi Putri, ajang ini adalah angkah awal untuk kembali menemukan ritme permainan sebelum memasuki kalender kompetisi yang padat.
Putri menjadi satu-satunya tunggal putri Indonesia setelah Gregoria Mariska Tunjung mendapat proteksi peringkat untuk pemulihan kondisi vertigo.







