Lampaui Target Kasus, BNNK Tala Soroti Rapuhnya Ketahanan Remaja di Tengah Ancaman Narkoba

Meski Indeks Kemandirian Partisipasi Masyarakat menunjukkan angka yang sangat memuaskan, Ferey memberikan catatan kritis pada aspek ketahanan mental generasi muda.

“Ini yang terus kami perkuat ke depannya, meski edukasi dan pelatihan sudah berjalan,” katanya, merujuk pada indeks ketahanan remaja dan keluarga yang masih menjadi rapor merah yang perlu diperbaiki.

​Kabar baik datang dari sektor infrastruktur medis.

Proyek pembangunan pusat rehabilitasi rawat inap pertama di Kalimantan Selatan—hasil sinergi BNNK dan Pemerintah Daerah—kini telah mencapai 97 persen.

Fasilitas ini dijadwalkan mulai beroperasi pada 2026 sebagai solusi bagi kebutuhan rehabilitasi yang kian meningkat.

​Menatap tahun depan, program “Ananda Bersinar” akan terus masuk ke sekolah-sekolah dan pesantren.

BACA JUGA: Jemaah 5 Rajab di Sekumpul Rela Gowes dari Jakarta

Rencana tes urine bagi pelajar pun tengah dimatangkan sebagai bentuk deteksi dini di lingkungan pendidikan.

​“Perang melawan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri. Harus melibatkan semua pihak,” tegas Ferey menutup keterangannya.

Dengan pencapaian yang melampaui target tersebut, BNNK Tanah Laut berkomitmen untuk tidak sekadar mengejar angka penindakan, tetapi lebih fokus pada penguatan benteng keluarga dan penegakan hukum yang berkeadilan demi mewujudkan wilayah yang bersih dari jerat narkoba. (Wartabanjar.com/Gazali)

Editor: Yayu

Baca Juga :   BREAKING NEWS Remaja Dilaporkan Tenggelam di Pengambangan

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca