OTT KPK di Bekasi Makin Seru! Ayah Bupati Ade Kuswara Kunang Juga Ikut Diamankan
WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Bekasi terus mengungkap fakta mengejutkan. KPK memastikan ayah dari Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang, yakni HM Kunang, termasuk dalam daftar pihak yang diamankan dan dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
Kepastian tersebut disampaikan langsung Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada awak media pada Jumat. Ia mengungkapkan bahwa total tujuh orang telah diamankan dalam rangkaian operasi tersebut.
“Benar, di antara tujuh orang yang diamankan, salah satunya adalah ayah dari Bupati Bekasi,” ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK.
Status Hukum Masih Ditentukan
Saat ini, KPK masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang, HM Kunang, serta lima pihak lainnya. Seluruhnya akan dibahas dalam gelar perkara untuk menentukan apakah mereka akan ditetapkan sebagai tersangka atau tidak.
“Kita masih melakukan pendalaman. Nantinya akan ditentukan melalui gelar perkara,” jelas Budi.
Sesuai ketentuan KUHAP, KPK memiliki waktu 1x24 jam sejak penangkapan untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan.
Deretan OTT KPK Sepanjang 2025
OTT di Bekasi ini menambah panjang daftar operasi senyap KPK sepanjang tahun 2025. Sebelumnya, KPK telah melakukan sejumlah OTT besar di berbagai daerah, di antaranya:
Maret 2025: OTT anggota DPRD dan pejabat PUPR Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan.
Juni 2025: OTT dugaan suap proyek jalan di Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara.
7–8 Agustus 2025: OTT di Jakarta, Kendari, dan Makassar terkait proyek RSUD Kolaka Timur.
13 Agustus 2025: OTT dugaan suap kerja sama pengelolaan kawasan hutan.
20 Agustus 2025: OTT kasus dugaan pemerasan sertifikasi K3 di Kementerian Ketenagakerjaan.
3 November 2025: OTT Gubernur Riau Abdul Wahid terkait dugaan pemerasan di lingkungan Pemprov Riau.
7 November 2025: OTT Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko terkait dugaan suap dan gratifikasi.
9–10 Desember 2025: OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya.
17–18 Desember 2025: OTT di Tangerang, KPK mengamankan jaksa, pengacara, dan pihak swasta serta menyita Rp900 juta.