WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Pelatih Timnas Malaysia memberikan pernyataan emosional terkait pengalaman pahit sekaligus luar biasa selama mendampingi anak asuhnya di ajang SEA Games 2025. Ia menggambarkan ketatnya persaingan dan tekanan yang dihadapi skuat Harimau Malaya di lapangan hijau sudah menyerupai suasana peperangan yang sesungguhnya.
Menurut sang pelatih, setiap pertandingan yang dilalui timnya penuh dengan intrik, ketegangan, dan perjuangan fisik yang menguras energi. Ia merasa setiap momen yang terjadi sepanjang turnamen, baik di dalam maupun di luar lapangan, sangat dramatis dan layak untuk diabadikan ke dalam sebuah buku biografi.
Komentar ini muncul setelah Malaysia harus melewati berbagai rintangan berat, mulai dari jadwal pertandingan yang padat hingga atmosfer suporter lawan yang sangat intimidatif. Meskipun harus menghadapi tantangan besar, ia memuji dedikasi para pemain muda Malaysia yang terus berjuang habis-habisan demi membela harga diri negara.
Sang juru taktik juga menyoroti bagaimana dinamika sepak bola Asia Tenggara yang selalu memiliki sisi emosional yang tinggi dan tak terduga. Baginya, SEA Games bukan sekadar turnamen olahraga biasa, melainkan ujian mental bagi para pemain muda untuk naik kelas ke level internasional yang lebih kompetitif.
Pengalaman di edisi kali ini dianggap sebagai salah satu babak paling intens dalam karier kepelatihannya. Ia berharap kisah perjuangan timnya dapat menginspirasi generasi pesepak bola Malaysia di masa depan agar memiliki jiwa petarung saat menghadapi situasi sulit dalam sebuah turnamen besar.
