WARTABANJAR.COM, PARINGIN— Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Tenaga Kerja (DKUKMTK) Kabupaten Balangan terus memperlihatkan peran aktifnya dalam mendorong pertumbuhan UMKM.

Dukungan terhadap hadirnya Best7 Coffee Lab and Eatery menjadi salah satu bentuk nyata upaya pemerintah daerah dalam memperkuat sektor ekonomi kreatif.

Kepala Bidang UKM DKUKMTK Balangan, Akhmad Hairani, menegaskan bahwa keberadaan coffee shop berbasis UMKM bukan sekadar tempat usaha kuliner, melainkan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menggerakkan ekonomi lokal.

Coffee shop seperti ini bukan hanya tempat menjual makanan dan minuman, tetapi juga bagian dari strategi daerah untuk menarik pengunjung dari luar agar datang dan beraktivitas di Balangan,” kata Akhmad Hairani.

Ia menjelaskan, pujasera yang berada di lingkungan Kampus UNIVSM Balangan didorong sebagai ruang inkubasi usaha bagi pelaku UMKM lokal.

“Pujasera kampus ini kami dorong bukan hanya sebagai tempat makan, tetapi sebagai inkubator bisnis dan etalase produk UMKM lokal agar bisa bertemu langsung dengan pasar, khususnya mahasiswa dan anak muda,” ujarnya.

Hairani juga menilai kehadiran Best7 Coffee menjadi bukti kolaborasi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha dalam membangun ekosistem UMKM yang berkelanjutan.

BACA JUGA: Sejumlah Negara Boikot Kontes Menyanyi Eurovision karena Partisipasi Israel

“Inilah bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memperkuat UMKM, mulai dari manajemen usaha, peningkatan kualitas produk, sampai strategi pemasaran,” tambahnya.

Sementara itu, Owner Best7 Coffee Lab and Eatery, Rifky Munandar, mengapresiasi peran aktif DKUKMTK dalam membina pelaku UMKM di Balangan.

“Banyak UMKM yang sebenarnya punya potensi besar, tapi tenggelam karena lemahnya manajemen. Kami ingin memperkuat sistem pengelolaan usaha agar UMKM Balangan bisa lebih profesional dan siap bersaing,” ungkap Rifky.

Ia menegaskan bahwa kehadiran Best7 Coffee bukan sekadar bisnis kuliner, tetapi juga bagian dari upaya membangun ekosistem kreatif di daerah.

“Kami ingin menciptakan ekosistem yang mendukung kreativitas dan kualitas produk lokal, supaya Balangan bisa maju dan mandiri di sektor ekonomi kreatif,” tutupnya. (wartabanjar.com/alfi)

Editor: Yayu