WARTABANJAR.COM, BANJARBARU- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar High Level Meeting yang dipimpin langsung oleh Kepala BPS Kalimantan Selatan, Mukhamad Mukhanif, untuk membahas dua agenda strategis terkait peningkatan kualitas data pembangunan di daerah.
Dalam keterangannya, Mukhanif menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan tindak lanjut surat edaran Gubernur Kalimantan Selatan terkait peningkatan kualitas penyediaan data pertumbuhan ekonomi.
“Hari ini kita mengadakan high level meeting dengan dua tema utama. Pertama, terkait penyediaan data pertumbuhan ekonomi. Ini menindaklanjuti surat edaran gubernur untuk meningkatkan penyediaan data supaya datanya lebih akurat dalam penghitungan PDRB dan pertumbuhan ekonomi,” ujar Mukhanif di Banjarbaru, Senin (8/12/2025).
Selain isu pertumbuhan ekonomi, pertemuan juga membahas tata kelola Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSN), sebuah sistem data yang telah diinstruksikan secara langsung oleh Presiden Republik Indonesia untuk menjadi rujukan dalam berbagai program intervensi penanggulangan kemiskinan.
“Intervensi yang berkaitan dengan individu, rumah tangga, atau keluarga, harus menggunakan DTSN. Namun di council ini pemahaman dan sosialisasinya masih belum merata,” jelasnya.
BACA JUGA: Sejumlah Negara Boikot Kontes Menyanyi Eurovision karena Partisipasi Israel
Mukhanif juga menekankan pentingnya tata kelola data individu yang aman dan terstruktur.
“Ini data individu, sehingga sangat penting memastikan pengelolaannya tepat. Kalau salah kelola, bisa berisiko terhadap keamanan data,” terangnya.

