Ia menambahkan bahwa keberlanjutan pasokan air mustahil terwujud tanpa peran masyarakat hulu yang menjaga Meratus. Penghijauan dibutuhkan untuk menjaga debit air, mencegah longsor, dan memperkuat ketahanan lingkungan.
“PDAM hanya menikmati hasil. Kami yang menjaga di atas cuma minta dihijaukan ulang saja. Itu penting untuk menjaga kestabilan dan keberlanjutan sumber air,” tambahnya.
Aspirasi untuk Keberlanjutan Sumber Air
Aspirasi warga Meratus ini menjadi pengingat bahwa kelestarian sumber air tidak bisa dibebankan hanya kepada masyarakat adat dan warga hulu. Mereka berharap PT AMML dan pemerintah daerah segera menindaklanjuti tuntutan tersebut melalui langkah konkret.
Respons PT AMML
Plt Direktur PT AMML, Drajat Tri Widyanto, menyampaikan bahwa pihaknya menerima seluruh masukan dari masyarakat BAT dan akan mempelajarinya sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Tuntutan warga hulu ini menjadi momentum penting bagi kolaborasi pemerintah, perusahaan, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan sumber air di Hulu Sungai Tengah.(wartabanjar.com/Adew)
editor: nur_muhammad

