WARTABANJAR.COM, SIBOLGA – Duka yang mendalam menyelimuti lokasi longsor di Sibolga. Seorang ayah tampak menangis tersedu-sedu sambil terus menggali timbunan material longsor demi menemukan putri tercintanya yang belum juga ditemukan hingga memasuki hari ketiga.
Dengan kondisi tubuh yang lelah dan hampir tak bertenaga, pria ini tetap bertahan di lokasi bencana. Tim penyelamat berulang kali memintanya untuk beristirahat, namun ia menolak. Hatinya terpaut pada satu harapan: putrinya masih hidup dan dapat ditemukan.
Di sela-sela isaknya, ia terus memanjatkan doa, memohon kepada Tuhan agar diperlihatkan di mana anaknya berada. Setiap jengkal tanah disisir, setiap gundukan ia periksa, seolah tak rela kehilangan kesempatan sekecil apa pun untuk menemukan sang buah hati.
Suasana haru menyelimuti para warga dan relawan di sekitar lokasi saat melihat perjuangan sang ayah yang terus melawan kelelahan dan rasa putus asa.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)
editor: nur muhammad

