WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Gary Cahill mengenang dengan hangat tampil bersama Chelsea di Stadion Utama GBK pada 2013 silam, ketika klub London itu menaklukkan tim lokal Indonesia All Stars dengan skor telak 8–1. Ia menyebut atmosfer stadion dan sambutan supporters Indonesia sebagai pengalaman yang sulit dilupakan.
Cahill mengungkap bahwa penonton malam itu diperkirakan mencapai 80.000 orang sebuah angka besar yang menunjukkan antusiasme publik terhadap sepakbola dan klub internasional. Menurut dia, sorakan meriah dan dukungan semangat membuat suasana sangat hidup, bahkan bagi pemain asing sekalipun.
Menurut Cahill, laga tersebut menunjukkan bahwa GBK bukan sekadar stadion, tapi representasi kecintaan bangsa terhadap sepakbola. Ia mengaku bangga bisa mengenang kembali momen itu saat kunjungannya ke Jakarta pada November 2025.
Meski sudah lebih dari satu dekade berlalu, kesan positif dari laga itu menurut Cahill tetap kuat mulai dari atmosfer stadion, hangatnya sambutan fans Indonesia, hingga kesempatan menyaksikan sepakbola dalam skala besar di negara tropis.
Tahun ini, Cahill kembali ke Indonesia tepat pada momen klub lama melakukan tur atau kunjungan penggemar, menghidupkan nostalgia dan mempererat koneksi antara pemain internasional dan basis fans di Asia Tenggara. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar

