WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Dunia sekarang sedang tak baik-baik saja.
Berbagai bencana dan kerusakan terjadi merata di berbagai negara, baik dikarenakan sebab alami maupun perang.
Di antaranya adalah kerusakan alam akibat letusan gunung berapi.
Tak cuma di Indonesia, di akhir 2025 ini, banyak gunung api di berbagai negara yang tak aktif selama beberapa dekade bahkan ribuan tahun kini aktif mengeluarkan apinya, seperti gunung api purba Hayli Gubbi.
Gunung api itu terletak di wilayah Afar, Ethiopia, sekitar 800 mil timur laut Addis Ababa dekat perbatasan Eritrea, meletus pada Minggu (23/11/2025) waktu setempat, setelah tertidur atau tak aktif selama 12.000 ribu tahun.
Tak hanya itu, gunung-gunung api lainnya juga aktif dalam waktu tak berselang lama di akhir tahun ini, termasuk juga di Indonesia.
BACA JUGA: BREAKING NEWS! SMPN 26 Banjarmasin Dibobol Maling Malam Hari, Laptop, HP Hingga Uang Kantin Raib
Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Indonesia bahkan belum lama ini mengumumkan ada 26 gunung api di Indonesia yang kini wajib diwaspadai karena aktivitasnya terdeteksi aktif, seperti Semeru, Lewotobi Laki-laki, Bromo, Merapi, Rinjani, Sinabung, dan sebagainya.
Mengutip situs Smithsonian, Jumat (28/11/2025), secara global di sepanjang tahun ini hingga November 2025, terdapat 63 letusan yang terkonfirmasi pada suatu waktu dari 58 gunung berapi yang berbeda.
“21 di antaranya merupakan letusan baru yang dimulai pada tahun tersebut. Tanggal berhenti dengan “(berlanjut)” menunjukkan bahwa letusan tersebut dianggap sedang berlangsung pada tanggal yang tertera,” lapor situs itu, berdasarkan laporan aktivitas vulkanik mingguan Smitsonian/USGS.

