Heboh Video Kemunculan Harimau Besar di Tengah Banjir Bandang Sibolga Diduga AI
WARTABANJAR.COM, SIBOLGA- Sebuah rekaman video warga beredar luas di media sosial, Kamis (27/11/2025), menunjukkan beberapa ekor hewan liar yaitu harimau besar berkeliaran di perkampungan warga di Sibolga, Sumatera Utara, yang sedang digenangi banjir bandang.
Para harimau itu tampaknya juga menjadi korban banjir dan keluar dari habitatnya untuk mencari perlindungan.
Hewan buas itu tampak kebingungan sambil berjalan di tengah genangan banjir, diduga mereka keluar dari habitat aslinya akibat kawasan hutan yang tergenang air dan rusak.
Kejadian itu disebut terjadi di wilayah Sibolga–Tapanuli, Sumatera Utara yang sejak Selasa (25/11/2025) hingga hari ini dilanda banjir dan tanah longsor.
Kemunculan harimau besar yang terlihat berjalan perlahan di tengah genangan air itu tentu saja menghebohkan warga.
Munculnya harimau di area yang dekat dengan pemukiman membuat warga panik dan memilih menjauh demi keselamatan.
Video dan foto kehadiran satwa langka tersebut langsung menyebar cepat di media sosial, memicu berbagai reaksi dan keprihatinan.
BACA JUGA: Bukan Tak Dapat Bansos, ini Kata Pemdes Banua Budi Soal Kasus Pembacokan Aparat Desa
Diduga AI
Mengutip berbagai sumber di media sosial Instagram, sejumlah warganet meragukan keaslian video tersebut.
Mereka menduga itu video hasil rekayasa artificial intelligence atau AI.
"AI kelihatan banget😂," ujar wul***.
"AI BRO," kata kev***.
"semenjak ada AI ga tau mana real or fake," komentar mid***.
"Ini Ai bukan sih? Airnya ga gerak pas harimau jalan, dari suarany juga kan keliatan hujan deres, tp tetesan² air hujannya ga ada, banjir yg tingginy nyaris sampai atap, tp harimauny bisa jalan dgn santai ga berenang? Bro harimau kalo basah buluny kelihatan kempes tp divideo masi ngembang dan keliatan kering, video 1 ukuran harimauny besar sm kecil, lah pas shoot ke 2 knp gedenya jadi sama? Banjirny mmng bener terjadi, tp harimau di video ini Ai ya ges, ve smart😊," kata iam***. (wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Yayu