BBM Mulai Langka, SPBU Mandingin Akui Stok Cepat Habis Akibat Lonjakan Konsumen
WARTABANJAR.COM, BARABAI– Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite dan Pertamax dalam beberapa hari terakhir mulai dirasakan masyarakat di wilayah Barabai dan sekitarnya.
Sejumlah pengendara mengeluhkan sulitnya memperoleh BBM pada siang hari, meski stok sempat tersedia pada pagi hari.
Hasil penelusuran wartabanjar.com pada Senin (24/11/2025) menunjukkan bahwa SPBU 63.713.01 Desa Mandingin Barabai turut mengalami lonjakan konsumsi BBM.
Sekitar pukul 11.00 WITA, stok Pertalite dan Pertamax tercatat habis.
SPBU kembali melayani pengisian sekitar pukul 13.30 WITA setelah menerima pasokan tambahan, namun operasional tersebut tidak berlangsung lama.
Pertamax Turbo masih dilaporkan kosong.
Manager SPBU Mandingin, Purwadi, membenarkan bahwa Pertalite dan Pertamax biasanya tersedia pada pagi hari, namun pada siang hari sering habis akibat tingginya permintaan.
“Benar, kalau siang stok cepat habis. Pertamax itu cepat sekali habis karena banyak konsumen Pertalite yang pindah ke Pertamax,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (24/11/2025).
Ia menjelaskan bahwa kedua jenis BBM tersebut sebenarnya datang cukup rutin.
Pada malam sebelum kelangkaan terjadi, pihaknya menerima pasokan masing-masing 16 ribu liter Pertalite dan 16 ribu liter Pertamax.
“Pertalite dan Pertamax kebetulan malam tadi datang masing-masing 16 ribu. Jadi, sebenarnya sampai hari ini masih ada. Dari pagi antrean panjang, mungkin karena SPBU lain ada yang kosong,” tutur Purwadi.
Menurutnya, dalam kondisi normal, konsumsi harian Pertalite di Mandingin hanya sekitar 10 ribu liter, sehingga biasanya masih tersisa untuk digunakan keesokan hari, namun karena meningkatnya arus pembelian, stok jadi cepat menipis.
“Sementara Pertamax normalnya hanya 3.000 liter per hari, tetapi sekarang 8.000 pun bisa habis dalam satu hari,” jelasnya.
Purwadi turut menyampaikan bahwa SPBU Mandingin menerapkan pembatasan pembelian Pertamax maksimal Rp300.000 per kendaraan.
BACA JUGA: Masih Gencatan Senjata, Israel Kembali Serang Gaza, Puluhan Tewas, Ratusan Terluka
“Kebijakan tersebut diberlakukan untuk mengurai antrean panjang serta menjaga agar stok bertahan lebih lama di tengah meningkatnya konsumsi,” tambahnya.
Meski stok siang hari kerap kosong, SPBU Mandingin memastikan akan kembali beroperasi setiap kali pasokan dari Pertamina tiba.