WARTABANJAR.COM, INDRAMAYU – Warga Indramayu dibuat heboh setelah patung Presiden pertama RI, Ir Soekarno, di kawasan Alun-alun Indramayu mengalami kerusakan pada bagian leher. Foto patung yang diselimuti kain putih sempat viral di media sosial, menimbulkan tanda tanya publik mengenai penyebabnya.

Saat peninjauan di lokasi, kain putih penutup patung kini sudah dilepas. Warga yang datang pun bisa melihat langsung kondisi kerusakan tersebut.
“Ke sini penasaran, soalnya di medsos ditutup kain. Pas lihat ternyata rusak, nggak tega juga,” ujar Tarkim (43), seorang pengunjung, seperti dikutip akun @indramayuupdate, Rabu (19/11/2025).

Kehebohan semakin meluas setelah Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono, mempertanyakan alasan patung Bung Karno ditutup sementara patung Mohammad Hatta tidak. Publik pun memadati kolom komentar di media sosial untuk mencari penjelasan.

Plt Kabid Perumahan Pemukiman Diskimrum Indramayu, Krisdiantoro, akhirnya membeberkan penyebab kerusakan. Ia menjelaskan bahwa patung berbahan tembaga tersebut rusak pada Kamis (13/11/2025) sore setelah tenda kegiatan penyerahan SK PPPK Paruh Waktu roboh akibat angin kencang.

“Sekitar jam 5 sore terjadi angin kencang yang merobohkan tenda, lalu tenda itu mengenai patung Bung Karno,” jelasnya.

Untuk keperluan perbaikan, Diskimrum memutuskan mencopot patung Soekarno-Hatta secara keseluruhan. Patung Bung Hatta yang tidak rusak juga turut dilepas demi keseragaman tampilan.

“Kita copot semuanya, termasuk Bung Hatta. Karena mereka berpasangan, jadi kita lepas sampai proses perbaikan selesai,” ujarnya.

Pantauan di lapangan memperlihatkan petugas mulai membongkar baut-baut penguat sebagai tahap awal perbaikan.
Krisdiantoro menambahkan bahwa patung tersebut dibuat sekitar tahun 2023 dari material tembaga, dan pihaknya kini menelusuri kembali siapa pembuatnya.

“Karena kalau perbaikan tidak dilakukan pembuat aslinya, khawatir malah tambah rusak,” ungkapnya.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)

editor: nur muhammad