WARTABANJAR.COM, MARTAPURA- Menjelang pelaksanaan momen 5 Rajab atau Haul ke 21 Guru Sekumpul, Pemerintah Kabupaten Banjar kembali menggelar rapat koordinasi mingguan untuk memastikan seluruh kesiapan berjalan sesuai target.

Pertemuan berlangsung di Aula Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH), Senin (17/11/2025).

Seperti diketahui, Momen 5 Rajab atau Haul ke 21 Guru Sekumpul tahun ini akan digelar pada Desember 2025 nanti.

Dalam rapat tersebut, Bupati Banjar, H. Saidi Mansyur kembali mengingatkan seluruh perangkat daerah agar memaksimalkan persiapan karena momen 5 Rajab selalu menjadi magnet jutaan jemaah dari berbagai penjuru.

Setiap sektor diminta bergerak lebih intens, terutama kebersihan, pengelolaan lingkungan hingga kelengkapan fasilitas umum.

"Ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memberikan rasa nyaman dan aman bagi para jemaah yang hadir," tegasnya.

Selain itu, Pemkab Banjar juga menekankan pentingnya koordinasi berkelanjutan antara SKPD, Perusda, dan Tim Induk Sekumpul.

"Pemetaan kebutuhan di lapangan harus dilakukan secara cepat agar langkah-langkah teknis dapat segera direalisasikan," tambahnya.

Pada kesempatan inj, Saidi turut mengumumkan rencana penerbitan Surat Edaran mengenai larangan pengumpulan dana di wilayah Kabupaten Banjar, mulai H-3 sampai H+3 pelaksanaan 5 Rajab.

BACA JUGA: 7 Dosa Pengendara ini Bakal Diincar Polisi di Tanah Laut Selama Operasi Zebra Intan 2025

Kebijakan ini dikeluarkan untuk menjaga kenyamanan dan ketertiban selama pelaksanaan acara keagamaan tersebut.

"Secara umum kesiapan pemerintah daerah sudah mencapai sekitar 80 persen. Kami terus mengarahkan agar setiap langkah diselaraskan dengan aturan yang dikeluarkan Tim Induk Sekumpul," jelasnya.

Bupati juga mengajak masyarakat dan semua pihak menjaga kekhusyukan momen 5 Rajab.

"Dengan tetap memperhatikan kebersihan lingkungan, sesuai moto kita Datang Barasih, Bulik Barasih," tutupnya. (wartabanjar.com/IKhsan)

Editor: Yayu