WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Pembalap McLaren, Oscar Piastri, mengakui tengah menghadapi tantangan besar dengan karakter mobilnya dalam beberapa seri terakhir Formula 1. Hal ini membuatnya gagal tampil maksimal di GP Mexico City yang digelar di Autodromo Hermanos Rodriguez, Senin (27/10) pagi WIB.
Piastri hanya mampu finis di posisi kelima, memperpanjang catatan tanpa podium dalam empat seri beruntun sejak jeda musim panas. Ia menyebut performa mobil McLaren dalam beberapa pekan terakhir terasa tidak konsisten dan memaksanya untuk menyesuaikan gaya mengemudi.
“Saya rasa dalam beberapa seri terakhir cukup mengejutkan, terutama soal kehilangan kecepatan,” ujar Piastri dikutip dari laman resmi Formula 1, Senin.
“Kami punya beberapa data tentang di mana kami kehilangan waktu dan apa yang harus dilakukan, tapi saya harus mengemudi mobil dengan cara yang sangat berbeda dalam beberapa akhir pekan terakhir,” imbuhnya.
Balapan di Meksiko juga tak berjalan mulus bagi pembalap asal Australia itu. Piastri hampir menyalip Ollie Bearman (Haas) di tikungan keempat pada lap terakhir dengan memanfaatkan jarak DRS, namun upayanya digagalkan mobil pengaman (safety car) yang muncul usai terjadi insiden di lintasan.
Hasil ini membuat Piastri harus turun ke posisi kedua klasemen sementara dengan 356 poin, setelah disalip rekan setimnya Lando Norris, yang kini memimpin dengan 357 poin.
Norris tampil luar biasa di GP Meksiko dengan kemenangan dominan, meninggalkan Charles Leclerc (Ferrari) di posisi kedua dengan selisih waktu 30,3 detik. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)







