Makam Wali Qutub Banjar Tak Pernah Sepi, Ribuan Peziarah Padati Kubah Habib Hamid Basirih
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN– Di antara gemerlap Kota Banjarmasin, ada satu tempat yang tak pernah tidur dari lantunan doa dan zikir, yakni Makam Habib Hamid Bahasyim, sosok ulama besar yang dikenal masyarakat Banjar sebagai Wali Qutub Banjar.
Terletak di Jalan Keramat Basirih, RT 09/RW 01, Kecamatan Banjarmasin Barat, makam ini senantiasa dipadati peziarah dari berbagai penjuru, baik dari dalam maupun luar Pulau Kalimantan.
Setiap hari, aroma religius terasa kental, berpadu dengan suasana damai yang menyelimuti area kubah.
Habib Hamid Bahasyim merupakan ulama karismatik yang diperkirakan lahir pada 1860-an dan wafat pada 18 Jumadilawal 1949, di usia lebih dari 90 tahun.
Beliau dikenal sebagai sosok zuhud, ahli tasawuf, dan penjaga spiritual Banua, hingga masyarakat menyebutnya sebagai pemegang Pasak Banjar, penopang keberkahan tanah Kalimantan Selatan.
Ketua Pokdarwis Habib Basirih, Husein Luthfie, menyampaikan bahwa arus peziarah ke makam sang wali tak pernah berhenti, bahkan di tengah malam sekalipun.
“Setiap hari pasti ada yang datang. Kubah itu tidak pernah kosong dari peziarah,” ujar Husein kepada Wartabanjar.com, Jumat (24/10/2025).
BACA JUGA: Detik-detik Motor Tabrak Mobil Putar Balik di Batulicin, Netizen Debat Siapa yang Salah
Menurutnya, waktu tersibuk biasanya terjadi pada malam Jumat, malam Minggu, dan hari Minggu, ketika ribuan jemaah datang secara bergelombang.
“Kadang sampai 10 sampai 20 bus datang. Dari subuh sudah ramai, terus mengalir sampai malam. Malam Minggu itu bahkan bisa sampai jam dua pagi masih penuh,” ujarnya.

Husein juga mengenang masa pandemi Covid-19, ketika kubah sempat ditutup sementara, namun semangat ziarah umat tidak surut, mereka tetap datang dan berdoa dari luar pagar.
“Habib Hamid ini Wali Qutub Banjar. Dari dulu sampai sekarang, makam beliau tidak pernah sepi, bahkan saat pandemi,” katanya.
Peziarah yang datang pun berasal dari berbagai daerah, tak hanya dari Kalimantan Selatan, tetapi juga dari Jawa, Kalimantan Tengah, hingga Kalimantan Timur.