Sempat Panik! Siswa SMPN 33 Banjarmasin Dipulangkan Lebih Cepat, Diduga Imbas Kasus Dugaan MBG
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Suasana tegang menyelimuti SMPN 33 Banjarmasin pada Selasa (21/10/2025). Aktivitas belajar mengajar mendadak dihentikan lebih awal setelah muncul kabar puluhan siswa mengalami sakit perut usai menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan sehari sebelumnya.
Biasanya para siswa pulang pukul 15.00 Wita, namun kali ini pihak sekolah memutuskan untuk memulangkan seluruh siswa pada pukul 14.00 Wita, demi keamanan dan kesehatan peserta didik.
Pantauan di lokasi menunjukkan gerbang sekolah telah dibuka lebih awal, sementara para siswa tampak bergegas meninggalkan lingkungan sekolah. Suasana halaman yang biasanya ramai kini berubah lengang dan hening, menyisakan kekhawatiran di antara guru dan orang tua.
Sebelum seluruh siswa dipulangkan, petugas kesehatan masih melakukan observasi terhadap sekitar 10 siswa yang mengeluhkan mual dan sakit perut. Tepat pukul 13.55 Wita, seluruh siswa akhirnya dipulangkan setelah kondisi dianggap aman.
Diketahui, sebanyak 550 siswa SMPN 33 Banjarmasin merupakan penerima program MBG. Makanan tersebut dikonsumsi pada Senin (20/10/2025) dengan menu ayam asam manis, tahu, sayur jagung wortel, kentang, nasi, dan anggur.
Namun pada Selasa pagi, sekitar 40 siswa dilaporkan mengalami gejala sakit perut, mual, hingga diare secara bersamaan.
Hingga kini, penyebab pasti kejadian tersebut belum dapat dipastikan. Dinas Kesehatan dan pihak sekolah masih melakukan penelusuran serta uji sampel makanan MBG untuk memastikan keamanan pangan program tersebut.
Program MBG Banjarmasin sendiri merupakan bagian dari upaya pemerintah kota untuk mendukung pemenuhan gizi pelajar agar lebih fokus belajar di sekolah. Meski begitu, kasus ini memunculkan sorotan publik agar pengawasan distribusi dan kebersihan makanan MBG diperketat.(Wartabanjar.com/Frans/Ramadan)
editor: nur muhammad