WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Gelora semangat santri di Kabupaten Tanah Laut membara! Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) ke-8 tingkat kabupaten yang digelar di Pondok Pesantren Asy Syuhada Pelaihari, Jumat (10/10/2025), mendapat apresiasi tinggi dari DPRD Tanah Laut.
Anggota Komisi II DPRD Tanah Laut, Zainul Abidin, menilai penyelenggaraan MQK tahun ini lebih semarak, berkualitas, dan berdampak positif bagi masyarakat serta dunia pesantren.
“Tahun ini luar biasa! Peningkatan terasa di semua sisi — mulai dari kemeriahan acara, antusias santri, hingga keterlibatan masyarakat,” ujar Zainul Abidin kepada wartabanjar.com.
Zainul juga mengacungkan jempol atas komitmen Pemerintah Kabupaten Tanah Laut yang telah mengalokasikan anggaran untuk pelaksanaan MQK 2025. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bukti nyata dukungan terhadap kemajuan pendidikan agama dan pesantren.
Lebih dari sekadar ajang lomba, MQK telah menjadi wadah prestasi nasional bagi para santri Tanah Laut.
BACA JUGA: DUGAAN BOCORNYA Soal di MTQMN 2025 ULM, Rektor: “Saya Yakin Dewan Hakim Amanah!”
“Kita patut bangga. Tanah Laut pernah jadi juara umum tingkat provinsi, bahkan di tingkat nasional masuk tiga besar. Terbaru, ada santri kita yang berhasil menembus level internasional!” ungkapnya penuh semangat.
Karena itu, Zainul berharap agar gelaran MQK mendatang digelar lebih megah dan meriah, sebanding dengan prestasi yang sudah diraih para santri Tanah Laut.
“Harapan kami ke depan, MQK bisa lebih besar lagi gaungnya. Bukan hanya lomba, tapi juga perayaan ilmu dan kebanggaan pesantren,” ujarnya.
