VIRAL! Dapur MBG di Bandung Barat Diduga Kotor, Netizen Geram: “Waduhh Ngeri…Gak Bersih, Gak Sehat!”
WARTABANJAR.COM, BANDUNG BARAT – Sebuah video viral di media sosial bikin publik geger! Rekaman tersebut memperlihatkan aktivitas petugas dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mencuci nampan ompreng stainless dengan cara tak higienis.
Dalam tayangan video, tampak tiga pegawai pria mencuci nampan hanya dengan spons. Nampan direndam di wadah berisi air sabun, lalu dilemparkan ke dalam bak berisi air yang kondisinya jauh dari steril. Praktik tersebut langsung menuai kritik tajam dari masyarakat.
Lokasi Dapur yang Jadi Sorotan
Berdasarkan penelusuran, dapur MBG itu berlokasi di Jalan Raya Tagog Munding, Desa Citatah, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.
BACA JUGA:UPDATE PENCABUTAN GELAR 17 GURU BESAR! Rektor ULM Berjanji Melaporkan Perkembangan Secara Berkala
Perwakilan SPPG Citatah, Taufik, membenarkan bahwa dapur tersebut langsung dihentikan sementara setelah inspeksi tim BGN.
“Iya benar, hari ini dapurnya disetop sementara. Kemarin ada tim dari BGN yang melakukan inspeksi, dan ditemukan masalah terkait proses pencucian serta kondisi dapur,” ungkap Taufik, Rabu (1/10/2025).
Taufik menambahkan bahwa pihaknya segera melakukan perbaikan fasilitas pencucian dan dapur agar sesuai standar SOP. Terkait Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), ia menyebut hal itu merupakan tanggung jawab yayasan, sementara pihaknya fokus pada distribusi makanan.
Netizen Mengamuk
Kondisi dapur yang dinilai kotor langsung memicu amarah publik. Komentar pedas bermunculan di kolom unggahan video:
“Pantes makanannya cepet basi.”
“Sumpah kok tega ya, buat dewasa aja bisa keracunan apalagi anak-anak.”
“Stop aja dulu dievaluasi, ini sudah krisis banyak kasus keracunan.”
“Waduhh ngeri… gak bersih dan gak sehat, dapur-dapur harus diaudit.”
“Indonesia belum siap. Mending stop aja, alokasikan uang untuk gizi anak dalam bentuk sembako.”
Tak sedikit pula yang menuntut transparansi izin operasional dapur, termasuk legalitas higienis, sanitasi, serta sumber air pencucian.