WARTABANJAR.COM, BANJARBARU- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarbaru melaporkan adanya penurunan signifikan dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sepanjang tahun 2025 ini.

Data terbaru menunjukkan hanya terjadi 43 kasus Karhutla dengan total lahan terbakar seluas 118,249 hektare, di mana sekitar 53,897 hektare sudah berhasil dipadamkan.

Kepala Pelaksana BPBD Banjarbaru, Zaini, menyampaikan penurunan kasus ini sangat terasa dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

BACA JUGA: Tuntut Kemerdekaan Palestina, Pengunjuk Rasa di Seoul Lempar Sepatu ke Gambar Wajah PM Israel Benjamin Netanyahu

"Di Kota Banjarbaru sendiri, kasus Karhutla mengalami penurunan yang sangat jauh. Bahkan, meskipun sebelumnya status siaga sudah ditetapkan, jumlah kebakaran tetap terkendali," ujarnya saat ditemui, Selasa (30/9/2025).

Zaini juga mengungkapkan beberapa faktor yang berkontribusi terhadap menurunnya kebakaran hutan dan lahan, salah satunya adalah kondisi kemarau yang cenderung basah tahun ini, serta upaya pencegahan yang lebih intensif dari masyarakat dan pihak terkait.

”Meskipun masih terdapat beberapa titik kebakaran, luas lahan yang terbakar tidak sebesar tahun 2023 dan 2024. Faktor cuaca dan kesadaran masyarakat menjadi kunci utama penurunan ini," pungkasnya. (wartabanjar.com/Ikhsan)

Editor: Yayu