WARTABANJAR.COM, BARABAI – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) terus menguatkan koperasi desa sebagai motor penggerak ekonomi rakyat. Sebanyak 167 pengurus koperasi desa dari berbagai kecamatan mengikuti pelatihan perkoperasian yang digelar di Aula Hotel Darul Istiqamah Barabai, Kamis (25/9/2025).

Pelatihan ini dibagi dua tahap:

Tahap pertama: 83 peserta, berlangsung 25–27 September 2025

Tahap kedua: 84 peserta, berlangsung 29 September – 1 Oktober 2025

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati HST, Gusti Rosyadi Elmi, mewakili Bupati Samsul Rizal, didampingi Kepala Dinas Perdagangan HST, Irfan Sunarko. Narasumber hadir langsung dari Balai Pelatihan Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Kalimantan Selatan.

Kepala Bidang Koperasi Disdag HST, Hasriani, menjelaskan, pelatihan difokuskan untuk meningkatkan kapasitas pengurus koperasi agar mampu mengelola organisasi secara profesional:

“Tujuannya menambah pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan mulai dari pengenalan koperasi, akuntansi, pembukuan, inovasi, hingga manajemen bisnis koperasi.”

Peserta diharapkan mampu memahami dan menjalankan fungsi koperasi sesuai ketentuan perundang-undangan, bukan sekadar mengurusi administrasi simpan pinjam.

Wakil Bupati Gusti Rosyadi Elmi menegaskan bahwa koperasi adalah instrumen penting kesejahteraan masyarakat berbasis gotong royong:

“Koperasi telah terbukti menjadi ruang kebersamaan yang sejalan dengan nilai-nilai luhur Pancasila. Pengurus dan anggota perlu terus meningkatkan kompetensi, transparansi, serta inovasi usaha.”

Ia menambahkan, pengurus koperasi desa harus memiliki integritas dan komitmen, agar organisasi tumbuh sehat, mandiri, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat:

“Koperasi Desa Merah Putih diharapkan menjadi penggerak ekonomi desa dan kelurahan.”

Wabup juga mengapresiasi konsistensi Disdag HST dalam mengadakan pelatihan untuk memperkuat SDM perkoperasian.

“Saya berharap peserta serius mengikuti kegiatan ini, sehingga ilmu yang diperoleh dapat langsung diterapkan dalam pengelolaan koperasi secara profesional, transparan, dan akuntabel,” tutupnya.(wartabanjar.com/Adew)

editor: nur muhammad