VIRAL! Pilot AS Diborgol Usai Tolak Terbangkan Pesawat Penuh Senjata ke ‘Israel’, Teriak: “Stop the Boom!”

Apapun narasinya, satu hal pasti: video ini kembali menyeret nama Amerika Serikat dalam pusaran tudingan komplikasi genosida Palestina.

Fakta Dukungan Militer AS ke ‘Israel’

Data terbaru dari Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI) mengungkap:

AS menyumbang 78% kebutuhan senjata ‘Israel’ pada 2023.

Sejak serangan 7 Oktober 2023, Washington telah menghabiskan lebih dari USD 22 miliar (Rp356,8 triliun) untuk operasi militer Israel di Gaza, Lebanon, dan Suriah.

Hingga Agustus 2024, AS sudah mengirim lebih dari 50 ribu ton senjata lewat ratusan pesawat dan kapal.

Bantuan itu meliputi:

Rudal sistem Iron Dome

Bom presisi

Helikopter serang AH-64 Apache

Helikopter angkut berat CH-53

Amunisi penghancur bunker

Kendaraan lapis baja

Tak hanya itu, sejak 1946 hingga kini, AS sudah menggelontorkan USD 310 miliar (Rp5 kuadriliun lebih) bantuan militer & ekonomi ke Israel.

Catatan hitam lainnya: Amerika telah 87 kali menggunakan hak veto di PBB, 49 di antaranya untuk melindungi Israel dari kecaman internasional.

Dunia Bertanya: Hati Nurani vs Politik Global

Kasus pilot diborgol ini seolah membuka kembali perdebatan lama: sampai kapan Washington akan menutup mata atas penderitaan rakyat Palestina?

Apakah suara lantang “Stop the Boom” akan jadi percikan perlawanan baru di tubuh militer AS, atau sekadar video viral yang cepat hilang ditelan politik global?(Wartabanjar.com/berbagai sumber)

editor: nur muhammad

Baca Juga :   Tangis Perpisahan di Jepang! Siswa Dokkyo Kejar Bus Pelajar Indonesia hingga Viral di Media Sosial

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca