WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Menyusul negara-negara lainnya, Portugal juga kini resmi mengakui Palestina sebagai negara berdaulat.

Pemerintah Portugal menegaskan bahwa solusi dua negara menjadi satu-satunya jalan perdamaian bagi Israel dan Palestina.

Pernyataan itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Portugal, Paulo Rangel, Minggu (21/9/2025).

"Pengakuan negara Palestina merupakan perwujudan dari garis fundamental dan konstan dari kebijakan luar negeri Portugal," kata Rangel dalam pernyataan tersebut, dilansir dari berbagai sumber, Senin (22/9/2025).

Dia mengatakan Portugal menganjurkan solusi dua negara sebagai jalan menuju perdamaian yang adil dan abadi, serta mendesak gencatan senjata di Jalur Gaza.

"Gencatan senjata sangat mendesak. Hamas tidak dapat memiliki bentuk kendali apa pun di Gaza atau di luarnya, dan menuntut pembebasan semua sandera," katanya.

Selain itu, Rangel menegaskan pengakuan negara Palestina tidak berarti "menghapus bencana kemanusiaan di Gaza."

Dia mengutuk bencana kelaparan, kehancuran, dan ekspansi permukiman Israel di Tepi Barat.

Pengakuan Portugal terhadap negara Palestina merupakan yang terbaru, menyusul langkah serupa oleh Inggris, Kanada, dan Australia, juga mengakui Palestina.

BACA JUGA: VIDEO - Viral! Pilot AS Tolak Perintah Terbangkan Pesawat Diduga Penuh Senjata ke Israel

Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, mengatakan negaranya resmi mengakui Negara Palestina untuk menghidupkan kembali harapan perdamaian bagi Palestina dan Israel, serta solusi dua negara.

PM Kanada, Mark Carney, pada hari yang sama juga mengumumkan pengakuan terhadap Negara Palestina, dengan menawarkan kemitraan dalam membangun janji masa depan yang damai bagi Negara Palestina dan Israel.

Sementara itu PM Australia, Anthony Albanese juga menyatakan secara resmi mengakui Negara Palestina "yang merdeka dan berdaulat".

Pengakuan sejumlah negara terhadap Palestina telah memicu kemarahan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu dengan mengatakan pengakuan tersebut "akan membahayakan keberadaan kami" dan menjadi "hadiah yang tidak masuk akal" bagi Hamas.

Dengan pengakuan Portugal ini, total kini sudah 145 negara di dunia mengakui kedaulatan Palestina. (wartabanjar.com/berbagai sumber)

Editor: Yayu