Stunting di Tabalong Meningkat 5 Persen, H Fani Minta Posyandu Berperan Aktif

WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Kasus stunting mengalami peningkatan hingga 5 persen di Kabupaten Tabalong.

Bupati Tabalong, Ir H Muhammad Noor Rifani meminta kader posyandu bisa berperan aktif dalam penanganannya.

Hal itu disampaikan H Fani sapaan akrab Bupati Tabalong saat membuka acara Jambore Kader Posyandu di Balai Rakyat Dandung Suchrowardi, Komplek Pondok Bersinar, Pembataan, Tanjung, Kamis (18/9).

“Kami mohon bantuan kader-kader posyandu untuk memperhatikan diwilayahnya agar tidak terjadi peningkatan stunting,”pintanya.

Diungkapkan H Fani, berdasarkan hasil rapat koordinasi terjadi peningkatan stunting hingga 5 persen, mohon ini jadi perhatian jajaran dinas kesehatan untuk melakukan intervensi langsung maupun tidak langsung” ujarnya.

“Terkait penanganan stunting ini, kita akan kembali mengaktifkan orangtua asuh stunting,”ungkapnya.

Pihak Pemerintah Daerah sudah susun rencana aksi tentang penanganan stunting di Tabalong salah satunya mengaktifkan orangtua asuh anak stunting.

“Kita minta selain stunting, kader posyandu diharapkan juga turut serta meningkatkan pemenuhan gizi'”ucapnya.

Dijelaskan Bupati, pemberian gizi juga terkait stunting, dalam rangka pemenuhan gizi tersebut diharapkan kader posyandu bisa bekerjasama dengan PKK untuk melaksanakan sektor ketahanan pangan di pekarangan rumah sehingga.

“Dengan melaksanakan upaya ketahanan pangan di pekarangan rumah, kebutuhan gizi bisa terpenuhi dan pada akhirnya bisa berpotensi menurunkan angka Stunting,”ujar H Fani. (wartabanjar.com/HRD).

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca