WARTABANJAR.COM, BARABAI – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) melalui Dinas Kesehatan kembali menggaungkan pentingnya Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS). Program ini digelar untuk melindungi anak-anak dari ancaman penyakit berbahaya yang bisa dicegah sejak dini, mulai dari campak, rubella, tetanus, difteri, hingga kanker leher rahim.
Kepala Dinas Kesehatan HST, dr. Desfi Delfiana Fahmi, menegaskan bahwa imunisasi bukan sekadar rutinitas, melainkan tameng bagi generasi muda agar tumbuh sehat dan berprestasi.
“Imunisasi sangat penting untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat penyakit yang sebenarnya bisa dicegah,” ujarnya, Senin (15/9/2025).
Jadwal & Tahapan Imunisasi
Tahap I (Agustus): Imunisasi MR (campak-rubella) & HPV (kanker leher rahim).
Tahap II (November): Imunisasi DT & TD (difteri-tetanus).
Targetnya, minimal 88 persen anak usia sekolah dasar di HST mendapatkan imunisasi lengkap. Bagi yang berhalangan hadir, Dinkes menyiapkan sweeping imunisasi kejar hingga akhir Desember.
Tak hanya anak sekolah, program ini juga menyasar anak usia 7, 8, 11, dan 15 tahun yang tidak sekolah, sehingga semua anak di HST bisa terlindungi secara merata.
Ancaman Nyata
Dr. Desfi mengungkapkan, beberapa kasus campak, pertusis, dan difteri sudah ditemukan di wilayah HST, mayoritas menimpa anak yang tidak mendapat imunisasi lengkap.
“Karena itu, kami mengajak orang tua memastikan anak-anaknya mengikuti imunisasi. Program ini gratis dari pemerintah. Jangan sampai kesempatan ini terlewat demi masa depan generasi kita,” tegasnya.

