WARTABANJAR.COM, MUARA TEWEH – Kepanikan melanda perairan Sungai Barito, Minggu malam (14/9/2025), setelah sebuah speedboat taksi rute Buntok–Muara Teweh dilaporkan tenggelam di Desa Pendreh, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara sekitar pukul 20.00 WIB.
Menurut keterangan warga, insiden mengejutkan itu bermula dari terdengarnya teriakan minta tolong dari arah sungai. Tanpa pikir panjang, warga Desa Pendreh langsung bergegas dengan perahu motor (kelotok) mereka untuk melakukan penyelamatan darurat.
Detik-Detik Evakuasi Dramatis
Kabid Kedaruratan dan Bencana BPBD Barito Utara, Rijali Hadi, membenarkan laporan tenggelamnya kapal tersebut. Berkat aksi cepat warga, sebanyak 20 orang berhasil dievakuasi dengan selamat, terdiri dari:
17 penumpang,
1 motoris,
2 anak buah kapal (ABK).

“Warga yang berada di sekitar sungai segera mengevakuasi para penumpang yang berada di air. Alhamdulillah, hingga saat ini tercatat 20 orang berhasil diselamatkan,” ujar Rijali, Senin dini hari (15/9/2025).
Meski seluruh penumpang berhasil diselamatkan, kapal speedboat itu sendiri dilaporkan tenggelam ke dasar Sungai Barito. Hingga berita ini diturunkan, pihak BPBD bersama tim gabungan masih melakukan upaya lanjutan untuk mengamankan lokasi dan memastikan tidak ada korban jiwa lain yang terlewat.
Peristiwa ini kembali menjadi peringatan betapa rawannya transportasi sungai di wilayah pedalaman Kalimantan, terlebih di malam hari ketika arus deras dan minim penerangan.(Wartabanjar.com/kabarmuarateweh/berbagai sumber)

